Seperti yang sudah kamu ketahui, untuk menjaga kulit wajahmu tetap lembap dan terhidrasi, serta terhindar dari kulit kering, memakai pelembap merupakan solusi yang tepat. Meskipun pelembap identik hadir dalam bentuk krim, sebenarnya masih ada banyak jenis pelembap yang ditawarkan di pasaran. Mulai dari memiliki tekstur cair dan terasa ringan, hingga yang bertekstur lebih kental dan memberikan kelembapan maksimal pada kulit. Masing-masing pelembap punya fungsi dan kegunaan yang saling berbeda satu sama lain. Tentunya kamu perlu mengetahui fungsi masing-masing pelembap agar sesuai dengan kebutuhan kulit yang kamu miliki. Agar tidak salah pilih, berikut ini jenis-jenis pelembap dan masing-masing fungsi dan manfaatnya. Simak informasinya di bawah ini ya. Sifat-sifat pelembap Selain banyak jenis-jenis pelembap yang perlu kamu ketahui, kamu juga wajib tahu sifat-sifat yang dimiliki masing-masing pelembap. Hal ini berguna agar kamu bisa memilih pelembap yang tepat sesuai dengan jenis kulit dan kebutuhan untuk kulitmu. Humektan Pelembap bersifat humektan merupakan pelembap yang bekerja dengan cara menarik cairan dari udara sekitar kulit untuk menghidrasi kulit. Kemampuannya ini membuat kulit lebih kenyal serta membantu menyamarkan tampilan garis dan kerutan di wajah. Pelembap bersifat humektan biasanya mengandung gliserin, aloe vera, Alpha hydroxy acids AHAs, sorbitol, dan Sodium hyaluronat. Dari semua jenis pelembap di atas, Ricky mengatakan bahwa jenis oklusif dan humektan adalah yang terbaik. "Humektan menarik hidrasi dan oklusif mengunci kelembapan hingga kekenyalan terjaga," kata dia. Oklusif Pelembap yang bersifat oklusif bekerja sebagai agen yang memberikan 'tameng' untuk melindungi kulit dari penguapan cairan. Pelembap jenis oklusif umumnya mengandung mineral oil, dimethicone, paraffin, lanolin, shea butter, cocoa butter dan natural oil. Karena mengandung bahan-bahan aktif tersebut, pelembap oklusif akan mengunci kelembapan yang sudah ada di kulit, sehingga pelembap jenis ini sangat cocok digunakan untuk kamu pemilik jenis kulit kering dan sangat hanya berlaku pada produk perawatan wajah, pelembap yang bersifat oklusif juga membuat tubuh berkilau dan jauh dari sisik. Emolien Pelembap tipe emolien bersifat reparatif atau memperbaiki kondisi kulit. Pelembap tipe ini akan bekerja mengganti lipid kulit dan mengisi ruang kosong antar-sel kulit sehingga membantu membangun skin barrier. Pelembap yang bersifat emolien umumnya mengandung natural oils, ceramide, asam lemak, dan squalane yang mampu memberikan kelembapan ekstra pada kulit. Pelembap tipe emolien disarankan untuk digunakan pada kondisi kulit psoriasis atau dermatitis atopik. Pelembap yang bersifat emolien biasanya memiliki tekstur yang lebih berat dan lebih berminyak daripada pelembap pada umumnya. Pelembap dengan sifat emolien baik untuk meredakan peradangan kulit serta menghaluskan bagian kulit yang terasa kering, bersisik dan mengelupas. Jenis-jenis pelembap Mungkin sebagian dari kamu belum mengetahui bahwa ada banyak jenis-jenis pelembap yang beredar dipasaran. Berikut ini The Body Shop akan informasikan berbagai jenis-jenis pelembap yang wajib kamu ketahui. Simak informasi lengkapnya ya. 1. Lotion Memiliki tekstur yang tidak terlalu kental dan tidak terlalu cair, inilah gambaran konsitensi yang akan kamu dapatkan dari pelembap dalam bentuk lotion. Meskipun terasa sangat ringan, pelembap dalam bentuk lotion tetap mampu memberikan kelembapan dengan kadar yang cukup tinggi. Meski pelembap jenis ini dapat bekerja dengan baik pada semua jenis kulit, namun akan bekerja lebih efektif dan maksimal pada kulit berminyak. Hal ini karena, pelembap dalam bentuk lotion akan melembapkan tanpa membuat kulit terlihat semakin berminyak. Untuk kamu pemilik kulit kering, penggunaan pelembap dalam bentuk lotion sebaiknya perlu dibarengi dengan bentuk pelembap lainnya. 2. Gel Bagi pemilik kulit berminyak atau kombinasi, pelembap bertekstur gel bisa jadi pilihan. Mengingat konsistensi pelembap bertekstur gel yang lebih cair membuatnya mudah diserap kulit sekaligus tidak meninggalkan rasa lengket. Umumnya, pelembap bertekstur gel mengandung lebih banyak humectant seperti hyaluronic acid atau gliserin yang akan mengikat kelembapan dari luar, sedangkan, pelembap dalam bentuk krim mengandung lebih banyak emolien yang cocok untuk kulit kering. 3. Oil Belakangan pelembap bertekstur oil atau minyak menjadi semakin digemari. Pasalnya, selain lebih natural dan alami, pelembap dalam bentuk minyak mampu memberikan hidrasi ekstra pada kulit. Tak hanya mampu menghidrasi kulit, pelembap bertekstur oil dapat merawat dan mengatasi permasalahan kulit seperti tanda-tanda penuaan. karena beberapa facial oil memiliki konsentrasi yang tinggi dan tidak dapat digabungkan dengan penggunaan jenis pelembap lainnya, kamu pemilik kulit berminyak dan berjerawat agaknya perlu berhati-hati saat ingin menggunakan facial oil, karena jika salah pilih bisa berpotensi menyebabkan breakout. Jadi Sebelum menggunakannya, pastikan kamu sudah membaca dan memahami aturan pakai facial oil yang sesuai pada label kemasan ya. 4. Ointment Berbeda dengan pelembap jenis lotion atau krim, ointment merupakan pelembap yang paling kaya karena terbuat dari 80% minyak dan 20% air sehingga mampu melembapkan sekaligus mengunci kelembapan pada kulit karena bersifat oklusif. Oleh karena itu, pelembap jenis ointment cocok digunakan untuk mengatasi kulit yang rentan mengalami kering seperti area bibir, siku, atau telapak kaki. Tak hanya itu, ointment juga dapat membantu merawat luka ringan. Umumnya, ointment terbuat dengan bahan dasar petrolatum seperti pada petroleum jelly. 5. Cream Cream moisturizer merupakan jenis pelembap yang paling sering ditemui dan digunakan. Memiliki tekstur krim, cream moisturizer dapat memberikan kadar hidrasi tinggi yang dibutuhkan kulit, terutama pada waktu malam hari. Meskipun identik memiliki tesktur yang heavy, sebenarnya terdapat berbagai jenis pelembap berbentuk krim yang memiliki konsistensi berbeda-beda. Ada juga pelembap bertekstur krim yang terasa ringan dan mudah menyerap kulit. Cream moisturizer ini paling dijagokan dan menjadi andalan banyak kaum hawa, karena umumnya mengandung kombinasi dari sifat pelembap emolien dan oklusif yang dapat bekerja memberi kelembapan sekaligus mengunci kelembapan pada kulit. Rekomendasi cream moisturizer terbaik Mengingat kerap menjadi pilihan utama dalam dunia pelembap, memilih dan menggunakan cream moisturizer untuk mendapatkan hasil yang maksimal, kamu tentunya harus memilih produk cream moisturizer yang tepat dan terbaik. Berikut ini The Body Shop memiliki rekomendasi cream moisturizer terbaik yang terbuat dari bahan-bahan alami. Edelweiss Day Cream Rasakan pelembap yang ringan dengan tekstur air-whipped, gak lengket, mudah meresap untuk memberikan tampilan lebih halus dan memperkuat skin barrier dengan kekuatan edelweiss extract, leontopodic acid, peptide, dan hyaluronic acid. Kulit terasa lebih halus, kuat, dan terlindungi dari polusi. Kelembapan hingga 48 jam yang bisa bikin kulitmu lebih kenyal, kalau kamu rutin pakai minimal empat minggu. Vitamin C Moisture Day Cream Diperkaya dengan vitamin C dari camu camu berry, Community Fair Trade aloe vera dari Meksiko dan inovasi baru bakuchiol, pelembap yang satu ini membantu mencerahkan kulit kusam sambil sekaligus mempertahankan kelembapannya. Sumber vitamin C yang kaya ini juga akan membantu menyegarkan dan menambah energi pada kulit wajahmu. Memiliki tekstur gel yang ringan juga memberikan sensasi dingin di wajah. Say bye bye to wajah kucel dan lelah! Vitamin E Intense Moisturizer Pelembab yang diformulasikan khusus untuk kulit yang sangat kering. Kandungan vitamin E dapat memberikan kelembapan dan perlindungan yang tahan lama. Oils of Life Night Cream Pelembap wajah di malam hari dengan tekstur krim yang mudah meresap ke kulit, mampu melembapkan, merevitalisasi dan menutrisi kulit disaat kita tidur. Kulit akan terasa lebih kenyal, ternutrisi sepanjang malam. Selain itu, juga dapat membantu mengurangi munculnya tanda-tanda penuaan kulit. Tidak hanya dapat digunakan sebagai perawatan untuk wajah, pelembap ini juga bisa digunakan pada area decollete dada bagian atas, belahan dada, leher & bahu. Aroma essential oil didalamnya mampu menenangkan pikiran disaat kulit beristirahat. Itulah penjelasan mengenai sifat, jenis-jenis dan rekomendasi pelembap terbaik dari The Body Shop yang wajib kamu ketahui! Miliki berbagai produk perawatan wajah dan tubuh terbaik dan berkualitas lainnya dari The Body Shop dengan klik disini atau kunjungi gerai resmi The Body Shop terdekat.
Salahsatu produk dari Somethinc yang memiliki kandungan Ceramide adalah Somethinc Ceramic Skin Saviour Moisturizer Gel. Ini adalah pelembab kulit wajah yang efisien banget, karena kamu bisa mengaplikasikannya di wajah di siang maupun malam hari. Jadi nggak perlu repot sedia 2 pelembab untuk pagi dan malam hari.
Memahami Perbedaan Moisturizer dan PelembabMoisturizerPelembabKesimpulanBagaimana Memilih Moisturizer dan Pelembab yang Tepat?Kulit BerminyakKulit Kering atau Sangat KeringKulit SensitifCara Menggunakan Moisturizer dan PelembabMoisturizerPelembabKesimpulanApa Perbedaan Moisturizer Dan Pelembab?1. Fungsi Utama2. Kandungan3. Jenis Kulit4. Tekstur5. Waktu Pemakaian6. Pemakaian Sebagai Primer7. Isi Kemasan8. Harga9. Tujuan Penggunaan10. Frekuensi PemakaianPerbedaan Moisturizer dan PelembabPro dan Kontra Penggunaan Moisturizer dan Pelembab Video Apa Perbedaan Moisturizer Dan PelembabShare thisRelated posts Apa bedanya moisturizer dan pelembab? Moisturizer berfungsi untuk melembapkan kulit, sedangkan pelembab berfungsi untuk menjaga kelembapan kulit Apa Perbedaan Moisturizer Dan Pelembab? Kedua jenis produk perawatan kulit ini seringkali menjadi bahan perdebatan. Namun, tahukah kamu bahwa keduanya memiliki perbedaan yang signifikan? Mari kita bahas lebih lanjut. Pertama-tama, mari kita fokus pada pelembab. Pelembab adalah produk perawatan kulit yang digunakan untuk memberikan kelembapan pada kulit yang kering. Namun, tidak semua pelembab dapat menyediakan nutrisi yang cukup bagi kulit. Di sisi lain, moisturizer memiliki formulasi khusus yang dapat menghidrasi dan memberikan nutrisi pada kulit secara maksimal. Produk ini cocok bagi kamu yang memiliki jenis kulit kering hingga kombinasi. Jika kamu masih bingung memilih di antara kedua produk ini, sebaiknya konsultasikan dengan dokter kulit atau ahli kecantikan terlebih dahulu. Ingatlah, setiap orang memiliki jenis kulit yang berbeda-beda sehingga kamu harus memilih produk yang sesuai dengan kondisi kulitmu. Jangan sampai salah pilih produk ya, karena kulit merupakan aset berharga yang perlu dijaga dan dirawat dengan baik. Semoga informasi ini bermanfaat bagi kamu dalam memilih produk perawatan kulit yang tepat! Memahami Perbedaan Moisturizer dan Pelembab Banyak orang yang menganggap moisturizer dan pelembab adalah hal yang sama. Padahal, keduanya memiliki perbedaan yang cukup signifikan dalam fungsinya. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memahami perbedaan antara keduanya agar bisa memilih produk yang tepat untuk kulit kita. Berikut ini adalah penjelasan mengenai perbedaan antara moisturizer dan pelembab. Moisturizer Moisturizer adalah produk perawatan kulit yang bertujuan untuk menjaga kelembaban kulit. Produk ini berfungsi untuk membantu menjaga kadar air di dalam kulit yang bisa hilang akibat paparan sinar matahari, udara kering, atau penggunaan produk pembersih yang terlalu keras. Moisturizer umumnya mengandung bahan seperti glycerin, hyaluronic acid, atau petrolatum yang mampu menarik air ke dalam kulit dan menjaganya tetap terhidrasi sepanjang waktu. Pelembab Pelembab, di sisi lain, merupakan produk yang bertujuan untuk meningkatkan kadar air di dalam kulit yang sudah kering. Produk ini biasanya mengandung bahan seperti ceramide atau lanolin yang dapat membantu mengunci kelembaban di dalam kulit dan memperbaiki lapisan pelindung kulit yang rusak. Pelembab sangat penting bagi mereka yang memiliki kulit kering atau sangat kering dan membutuhkan perawatan intensif. Kesimpulan Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa moisturizer dan pelembab memiliki perbedaan yang cukup signifikan dalam fungsinya. Keduanya memiliki tujuan yang berbeda dalam merawat kulit kita. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memilih produk yang tepat sesuai dengan kebutuhan kulit kita agar bisa mendapatkan manfaat maksimal dari perawatan kulit yang kita lakukan. Bagaimana Memilih Moisturizer dan Pelembab yang Tepat? Kulit Berminyak Jika Anda memiliki jenis kulit berminyak, maka sebaiknya memilih moisturizer atau pelembab yang memiliki kandungan oil-free atau non-comedogenic. Produk dengan kandungan oil-free tidak akan membuat kulit Anda semakin berminyak, sementara produk dengan kandungan non-comedogenic akan membantu mencegah timbulnya jerawat dan komedo. Kulit Kering atau Sangat Kering Jika Anda memiliki jenis kulit kering atau sangat kering, maka sebaiknya memilih moisturizer atau pelembab yang memiliki kandungan emollient atau humectant. Produk dengan kandungan emollient akan membantu menutrisi dan melindungi kulit, sementara produk dengan kandungan humectant akan membantu menarik air ke dalam kulit dan menjaganya tetap terhidrasi sepanjang waktu. Kulit Sensitif Jika Anda memiliki jenis kulit sensitif, maka sebaiknya memilih moisturizer atau pelembab yang memiliki kandungan hypoallergenic atau fragrance-free. Produk dengan kandungan hypoallergenic tidak akan menimbulkan reaksi alergi pada kulit Anda, sementara produk dengan kandungan fragrance-free tidak akan membuat kulit Anda iritasi atau gatal-gatal karena bahan pewangi. Cara Menggunakan Moisturizer dan Pelembab Moisturizer Untuk menggunakan moisturizer, oleskan produk secara merata ke seluruh wajah setelah membersihkan kulit dengan sabun atau pembersih wajah. Hindari menggosok kulit terlalu keras saat mengaplikasikan moisturizer agar tidak merusak lapisan pelindung kulit. Gunakan moisturizer setiap pagi dan malam hari untuk menjaga kelembaban kulit sepanjang waktu. Pelembab Untuk menggunakan pelembab, oleskan produk secara merata ke seluruh wajah setelah membersihkan kulit dengan sabun atau pembersih wajah. Hindari menggosok kulit terlalu keras saat mengaplikasikan pelembab agar tidak merusak lapisan pelindung kulit. Gunakan pelembab setiap pagi dan malam hari atau sesuai dengan kebutuhan kulit Anda. Kesimpulan Memilih moisturizer atau pelembab yang tepat dan menggunakan produk tersebut dengan benar sangat penting untuk menjaga kesehatan dan kecantikan kulit kita. Dengan memahami perbedaan antara keduanya, kita dapat memilih produk yang sesuai dengan kebutuhan kulit kita dan mendapatkan manfaat maksimal dari perawatan kulit yang kita lakukan. Meskipun fungsi utama dari moisturizer dan pelembab sama-sama untuk menjaga kelembaban kulit, keduanya memiliki perbedaan dalam cara bekerja dan kandungan yang terkandung di dalamnya. 1. Fungsi Utama Moisturizer dan pelembab sama-sama memiliki fungsi utama untuk menjaga kelembaban kulit. Namun, moisturizer lebih bertujuan untuk memberikan nutrisi khusus dan meremajakan kulit, sementara pelembab lebih fokus pada membentuk lapisan pelindung di atas kulit yang dapat membantu menjaga kelembaban. 2. Kandungan Pelembab umumnya mengandung bahan-bahan seperti oil dan petroleum yang bertujuan untuk menghaluskan dan melembutkan kulit. Sementara itu, moisturizer mengandung lebih banyak bahan aktif seperti hyaluronic acid, alpha hydroxy acids, dan retinol yang dapat menambah kelembaban, meremajakan kulit, dan mencegah tanda-tanda penuaan dini. 3. Jenis Kulit Moisturizer lebih cocok untuk jenis kulit kering dan kombinasi cenderung kering, karena biasanya jenis kulit ini membutuhkan kelembaban tambahan. Sementara itu, pelembab lebih cocok untuk jenis kulit normal hingga berminyak, karena mampu menjaga kelembaban kulit tanpa meninggalkan rasa berminyak. 4. Tekstur Pelembab umumnya memiliki tekstur yang lebih kental daripada moisturizer. Hal ini karena pelembab lebih fokus pada membentuk lapisan pelindung di atas kulit yang dapat membantu menjaga kelembaban. Sedangkan, tekstur moisturizer cenderung lebih ringan dan cepat menyerap. 5. Waktu Pemakaian Pelembab biasanya digunakan pada malam hari ketika kulit sedang istirahat dan mengalami regenerasi. Sedangkan, moisturizer lebih cocok digunakan pada pagi dan siang hari sebelum menggunakan makeup. 6. Pemakaian Sebagai Primer Moisturizer dapat digunakan sebagai primer sebelum menggunakan makeup, karena formulanya yang ringan dan cepat menyerap. Sementara itu, pelembab jarang digunakan sebagai primer karena teksturnya yang lebih kental dan cenderung meninggalkan rasa lengket. 7. Isi Kemasan Ukuran yang umum untuk moisturizer biasanya lebih kecil dibandingkan dengan pelembab. Hal ini karena moisturizer biasanya digunakan dalam jumlah yang lebih sedikit dan lebih sering diganti dengan produk yang baru. Sedangkan, pelembab ukurannya lebih besar dan biasanya digunakan lebih banyak untuk melapisi seluruh wajah. 8. Harga Harga moisturizer biasanya lebih mahal daripada pelembab biasa. Oleh karena itu, moisturizer cenderung digunakan oleh orang-orang yang memiliki jenis kulit kering atau kombinasi cenderung kering dan ingin memberikan tambahan nutrisi khusus untuk kulit mereka. 9. Tujuan Penggunaan Pelembab biasanya digunakan untuk menjaga kelembaban kulit pada keadaan normal. Sedangkan, moisturizer digunakan untuk mengembalikan kelembaban kulit yang hilang dan memberikan nutrisi khusus untuk perawatan kulit yang lebih intens. 10. Frekuensi Pemakaian Moisturizer dapat digunakan setiap hari untuk memberikan perlindungan kelembaban kulit. Sementara itu, pelembab dapat digunakan lebih jarang, terutama saat kulit terasa terlalu kering atau setelah mengalami paparan sinar matahari yang berlebihan. Jadi, sebelum memilih produk untuk perawatan kulit, penting untuk memperhatikan perbedaan dan kecocokan dari moisturizer dan pelembab dengan jenis kulit dan kebutuhan perawatan kita. Semoga bermanfaat! Saat membicarakan tentang perawatan kulit, ada banyak hal yang harus dipertimbangkan. Salah satunya adalah memilih produk moisturizer atau pelembab. Meskipun keduanya memiliki tujuan yang sama yaitu melembabkan kulit, namun sebenarnya ada perbedaan antara moisturizer dan pelembab. Perbedaan Moisturizer dan Pelembab Formula Moisturizer biasanya mengandung bahan-bahan aktif yang bertujuan untuk membantu menjaga kelembapan alami kulit dan meningkatkan produksi kolagen. Sedangkan pelembab lebih fokus pada memberikan kelembapan ekstra pada kulit yang kering dan kasar. Konsistensi Moisturizer biasanya memiliki konsistensi yang lebih tebal dan berat dibandingkan pelembab. Sementara itu, pelembab memiliki konsistensi yang lebih ringan dan mudah menyerap pada kulit. Tujuan Penggunaan Moisturizer biasanya digunakan oleh orang-orang dengan kulit normal hingga kering karena membantu menjaga kelembapan alami kulit. Sedangkan pelembab lebih cocok digunakan oleh orang-orang dengan kulit sangat kering atau kasar. Pro dan Kontra Penggunaan Moisturizer dan Pelembab Moisturizer Pro membantu menjaga kelembapan alami kulit, meningkatkan produksi kolagen, membantu mengurangi garis halus dan kerutan pada wajah. Kontra jika digunakan pada kulit yang sangat kering, moisturizer mungkin tidak memberikan kelembaban yang cukup. Pelembab Pro memberikan kelembapan ekstra pada kulit yang kering dan kasar, membantu mengurangi rasa gatal atau iritasi pada kulit. Kontra jika digunakan pada kulit yang normal atau berminyak, pelembab bisa membuat kulit terasa lebih berminyak. Jadi, sebelum memilih antara moisturizer atau pelembab, penting untuk mempertimbangkan jenis kulit dan kondisi kulit Anda. Jangan lupa pula untuk selalu melakukan tes kulit terlebih dahulu sebelum mencoba produk baru. Selamat datang di akhir artikel kami tentang perbedaan moisturizer dan pelembab. Kami berharap Anda telah menikmati membaca artikel ini dan telah mendapatkan informasi yang bermanfaat. Setelah membaca artikel ini, Anda sekarang dapat membedakan antara moisturizer dan pelembab. Meskipun keduanya bertujuan untuk melembabkan kulit, moisturizer dan pelembab memiliki perbedaan penting dalam komposisi dan fungsi mereka. Moisturizer lebih cocok untuk kulit yang kering dan membutuhkan perlindungan tambahan dari kerusakan lingkungan, sedangkan pelembab lebih cocok untuk kulit yang normal atau sensitif. Terakhir, jangan lupa bahwa memilih produk perawatan kulit yang tepat sangat penting untuk menjaga kesehatan kulit Anda. Selalu periksa label produk dan pastikan Anda memilih produk yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Kami harap artikel ini telah memberikan pencerahan bagi Anda dan terima kasih telah membaca! Video Apa Perbedaan Moisturizer Dan Pelembab Visit Video Orang-orang sering bertanya-tanya tentang Apa Perbedaan Moisturizer dan Pelembab. Berikut adalah jawaban untuk beberapa pertanyaan yang sering ditanyakan Apa itu moisturizer dan pelembab? Moisturizer dan pelembab adalah produk perawatan kulit yang digunakan untuk menjaga kelembaban kulit. Moisturizer lebih banyak mengandung bahan-bahan aktif, seperti antioksidan dan peptida, untuk memberikan manfaat tambahan pada kulit. Sementara itu, pelembab hanya bertujuan untuk melembabkan kulit. Apakah moisturizer sama dengan pelembab? Tidak, moisturizer dan pelembab memiliki perbedaan dalam kandungan dan tujuannya. Moisturizer lebih banyak digunakan untuk memberikan manfaat tambahan pada kulit, seperti mengurangi garis halus atau mencerahkan kulit, sementara pelembab hanya bertujuan untuk memberikan kelembaban pada kulit. Kapan waktu terbaik untuk menggunakan moisturizer dan pelembab? Moisturizer dan pelembab sebaiknya digunakan setelah membersihkan wajah, baik itu setelah mandi atau mencuci muka. Untuk hasil optimal, gunakan moisturizer terlebih dahulu lalu diikuti dengan pelembab. Bagaimana cara memilih moisturizer dan pelembab yang tepat untuk kulit? Pilihlah moisturizer dan pelembab yang sesuai dengan jenis kulit Anda. Jika Anda memiliki kulit kering, pilihlah produk yang lebih berbahan krim dan berminyak. Sedangkan jika Anda memiliki kulit berminyak, pilihlah produk yang lebih ringan dan mengandung bahan-bahan seperti asam salisilat atau retinol untuk membantu mengurangi produksi minyak pada wajah. Berapa kali sehari sebaiknya menggunakan moisturizer dan pelembab? Moisturizer dan pelembab sebaiknya digunakan dua kali sehari, pagi dan malam hari. Namun, jika Anda merasa kulit terlalu kering, Anda dapat menggunakan pelembab tambahan di siang hari. Dengan memahami perbedaan antara moisturizer dan pelembab, Anda dapat memilih produk yang tepat untuk kulit Anda dan menjaga kelembaban kulit sepanjang hari.
Pelembabwajah atau moisturizer merupakan salah satu produk skincare yang berfungsi untuk melembabkan kulit. Dengan cara mengunci air, mengisi sel kulit yang kehilangan lipidnya, atau membentuk lapisan tersendiri pada kulit, yang pada dasarnya bertujuan untuk mempertahankan air yang ada pada kulit. Apakah Pins tahu, sebelum berdiri sendiri
Pelembab dan moisturizer adalah skincare yang kerap dianggap sama, padahal keduanya sama sekali berbeda lho. Perbedaan moisturizer dan pelembab ini wajib kamu ketahui sebelum membeli produk, supaya efek yang dihasilkan pada kulit bisa maksimal. Banyak perbedaan dari kedua perawatan kulit ini, baik dari segi kandungan, fungsi sampai harganya. Termasuk juga produk-produknya, yuk simak apa saja perbedaannya. Apa Itu Moisturizer? Moisturizer adalah produk perawatan yang fungsi utamanya adalah menghidrasi kulit dan juga menguncinya. Hasilnya kelembaban wajah akan tetap terjaga. Cara kerja dari moisturizer sendiri langsung ke dalam lapisan kulit, jadi setelah diaplikasikan moisturizer akan langsung meresap ke bawah kulit melalui pori-pori. Apabila kamu pemilik kulit kering, maka manfaat dari moisturizer ini akan lebih terasa. Kelembaban pun akan bertahan lebih lama di kulit. Manfaat dari moisturizer tersebut berasal dari kandungan-kandungannya. Seperti biasanya adalah bahan aktif glycerin, glycerol dan juga aneka bentuk hyaluronik acid. Ada juga yang mengandung lidah buaya, madu, PCA dan sejenisnya. Semua bahan inilah yang akan menarik molekul air di udara sehingga kulit bisa terhidrasi. Jadi jika ditanya apa bedanya pelembab dan moisturizer, kamu bisa menyebutkan dari segi fungsi dan kandungannya ini. Secara pemakaian, keduanya pun berbeda. Moisturizer pengaplikasiannya hanya saat kulit terasa kering saja. Tekstur dari moisturizer dibuat ringan sehingga cepat menyerap. Tidak heran jika kebanyakan moisturizer berbentuk gel bukan krim. Inilah perbedaan pelembab dan moisturizer dari segi bentuk atau tampilan fisik yang mudah dikenali. Apa Itu Pelembab? Setelah mengenali manfaat, kandungan sampai bentuk moisturizer sekarang giliran pelembab. Manfaat utama pelembab adalah untuk menjaga kelembaban yang sudah ada. Jadi setiap kulit sudah memiliki kelembaban dan itu akan dijaga dengan baik jika kamu mengaplikasikan pelembab. Pelembab akan mencegah timbulnya dehidrasi kulit. Cara kerjanya adalah dengan menciptakan lapisan pelindung kulit dari agresor lingkungan sekaligus mencegah supaya air dalam kulit tidak menguap lewat pori. Oleh karena itu bedanya moisturizer dan pelembab adalah pelembab tidak akan menyerap terlalu dalam melalui pori seperti halnya moisturizer. Kamu mungkin akan merasakan beberapa produk pelembab terasa membuat kulit menjadi tebal. Inilah saatnya pelembab menciptakan lapisan pelindung. Selain manfaat tersebut, pelembab juga biasanya ditambahkan fungsi lain seperti mampu mencerahkan wajah dan menyamarkan flek hitam. Termasuk juga menyamarkan kerutan. Pelembab juga dirancang untuk berbagai macam jenis kulit, misalnya supaya bisa mencegah timbulnya jerawat dan kulit memiliki kelembaban normal. Perbedaan moisturizer dan pelembab dari segi kandungan adalah pelembab menggunakan bahan yang sifatnya emolien. Sifat ini artinya menciptakan lapisan di permukaan kulit. Bahan yang termasuk emolien ini bisa berupa ceramide, minyak, butter, asam lemak dan lipid. Ada juga niacinamide dan juga vitamin C yang dapat memudarkan noda hitam. Pemakaiannya juga berbeda, pelembab digunakan pada pagi atau malam hari tergantung dengan jenisnya. Inilah bedanya pelembab dan moisturizer yang wajib diketahui. Selanjutnya kenali apa saja produk-produk moisturizer dan pelembab yang tersedia. Baca Juga 3 Jenis Pelembab Citra Kulit Normal, Kering & Berminyak Rekomendasi Produk Pelembab Lokal Sebelum membeli produk luar, lebih baik jika kamu memilih produk lokal. Banyak pelembab lokal yang kualitasnya bagus dengan harga terjangkau. Setelah tahu perbedaan moisturizer dan pelembab, tentu kamu tidak akan salah dalam membeli pelembab bukan. Berikut ini daftar produknya. Emina Bright Stuff Moisturizing Cream Image Produk pertama ini bebas dari kandungan alkohol dan sudah dilengkapi dengan kandungan sinar UV. Kebanyakan remaja selalu menggunakan pelembab Emina ini. Formula khususnya sangat cocok bagi kulit remaja Indonesia. Selain melindungi dan menjaga kelembaban, pelembab ini juga bisa mencerahkan wajah dalam waktu singkat Kandungan SPF 15 nya membuat cocok digunakan sebelum aktivitas siang. Krimnya berwarna putih yang cukup kental namun sangat ringan dan mudah diaplikasikan tanpa menyumbat pori kulit. Viva Pelembab Green Tea Jika pelembab yang satu ini ditujukan untuk jenis kulit berminyak yang mengandung green tea. Kandungannya tersebut membuatnya bekerja baik sebagai antioksidan. Kandungan air dalam kulit pun akan lebih seimbang dan produksi sebum akan diminimalisir. Ketika diaplikasikan pelembab akan lebih cepat menyerap dan membentuk pelindung. Kandungannya akan membuat kulit bertekstur lebih halus dan juga kenyal. Bahannya yang sangat minim membuat kulit akan jauh dari efek iritasi. Tidak muncul aroma yang terlalu wangi dan efeknya juga menenangkan kulit kamu. Citra Pearly White Image Pelembab merk Citra juga harus masuk hitungan karena sudah lama beredar dan banyak pula penggunanya. Citra menciptakan pelembab dengan ekstrak mutiara yang bekerja untuk mencerahkan kulit dengan sempurna. Selain itu kulit juga akan terbebas dari efek kusam dan terlindung dari paparan sinar matahari. Tekstur krimnya sangat halus dan lembut namun ketika digunakan akan terasa tebal. Mengingat terdapat kandungan bubuk mutiara maka akan ada efek mengkilap setelah kamu menggunakannya. Sayangnya kamu yang memiliki kulit sensitif sebaiknya menghindari produk ini. Citra pelembab varian ini memiliki efek untuk menyumbat pori yang bisa menimbulkan iritasi dan juga jerawat. Mustika Ratu Bengkoang Whitening Satu lagi produk lokal yang sudah cukup terkenal yaitu Mustika Ratu yang variannya ekstrak bengkoang. Pelembab ini bertujuan untuk mencerahkan kulit wajah. Semua bahannya sangat alami sehingga bisa mencerahkan kulit dengan aman. Semua bahan aktifnya aman untuk kulit wanita Indonesia. Produk Moisturizer Lokal Moisturizer juga tersedia produk-produk lokalnya. Kemasannya biasanya lebih ekslusif dan yang pasti bentuknya adalah gel. Mirip dengan pelembab, beberapa produk moisturizer lokal ada yang menambahkan fungsinya. Apa saja produknya yuk langsung saja simak. Wardah Hydra Rose Image Produk kosmetik halal Indonesia menyediakan varian moisturizer yang menggunakan kandungan bunga mawar. Gel ini bisa menghidrasi kulit pada saat pagi hari, namun ada juga variannya yang untuk malam. Keduanya merupakan produk berbeda yang bisa dibeli secara terpisah. Keunggulan dari produk ini adalah bisa digunakan untuk kulit sensitif sekalipun tanpa menimbulkan penyumbatan pori. Joylab Skin Moisture Gel Produk yang selanjutnya ada dari Joylab yang memiliki kandungan supaya kulit menjadi lebih lembab, lembut dan juga kenyal. Kandungannya sangat bagus untuk mengurangi inflamasi yang kerap terjadi pada kulit. Kamu juga bisa mencegah iritasi dengan rutin menggunakannya. Something Ceramic Skin Savior Kamu yang menggunakannya bisa memiliki kelembaban tahan sampai 18 jam. Moisturizer ini juga sangat aman digunakan bagi remaja serta ibu hamil. Kemasannya yang berbentuk jar membuatnya semakin mudah digunakan. Selain perbedaan moisturizer dan pelembab masih ada satu lagi yang sering salah dikenali yaitu cream. Apa perbedaannya simak berikut ini. Kenali Juga Beda Pelembab dan Cream Perbedaan pelembab dan cream bisa dilihat dari segi warnanya. Khusus pelembab biasanya bisa dijadikan satu dengan foundation sehingga beberapa produk memiliki tone warna. Sedangkan cream hanya memiliki satu atau dua warna saja dan kebanyakan warnanya adalah putih. Selain dari warna bisa juga dilihat dari ketahanannya. Cream biasanya bisa digunakan sebagai base make up apapun sedangkan pelembab belum tentu bisa. Perbedaan cream dan pelembab yang selanjutnya adalah soal fungsi. Pelembab kebanyakan tidak bisa menghilangkan cacat pada wajah seperti flek hitam. Biasanya produk hanya bisa menyamarkan saja. Sedangkan cream bisa memiliki kandungan khusus yang bisa untuk menyamarkan noda hitam atau bahkan tanda penuaan. Kamu bisa cek langsung apa saja fungsi melalui kemasan cream. Meskipun berbeda, baik pelembab ada juga yang dibedakan menjadi siang dan malam. Kamu sebaiknya membaca kandungan apa yang ada didalamnya serta fungsinya. Tujuannya untuk mengetahui lebih lanjut apakah produk itu pelembab, moisturizer atau cream. Karena kebanyakan produk sering menggunakan satu nama saja yang terkadang membuat kamu akan kebingungan. Sampai di sini kamu sudah tahu dong produk apa yang sebaiknya dibeli. Jangan lupa untuk menggunakannya sesuai tahapan yang benar.
Pelembabdengan tekstur gel juga lebih ringan dibanding pelembab dengan tekstur creamy. Bisa dibilang pelembab merupakan must have item untuk semua jenis kulit. Ada banyak produk pelembab dengan berbagai macam formula untuk kondisi kulit yang berbeda-beda. Apakah produk pelembab yang biasa kamu pakai sudah tertera di daftar atas?
PerbandinganWardah Perfect Bright Moisturizer Series Spf 28 Dan Normal Skin from cream dan pelembab dasar memiliki banyak persamaan. Kandungannya pun berbeda dari produk hydrating. Sudah kah anda menggunakan moisturizer? health pemilihan pelembab yang tepat, bedanya moisturizer vs hydrating. Ini dia beda fungsi
pTM2.